LATIH OTAK KITA YUK!! (update)

Tau nggak otak kita ibarat pisau, jika tidak diasah maka akan menjadi tumpul. Nah, oleh karena itu mulailah asah otak kita (tapi jangan pake batu asah ya.. hehe :P). Bagaimana cara mengasahnya? Ada banyak cara namun sebelum itu ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu bahwa otak kita terbagi menjadi dua yaitu otak kana dan otak kiri.

Otak kanan:

Seperti namanya otak kanan berarti terletak disebelah kanan kepala kita. Fungsi dari otak kanan adalah ‘mengurusi’ proses kreatif kita (tau kan kreatif itu apa). Biasanya otak kanan itu identik dengan kreatifitas, khayalan, emosi, warna bentuk dan ruang. Untuk diketahui juga bahwa daya ingat otak kanan itu bersifat panjang lho atau istilah kerennya long term memory. Jadi bahaya sekali apabila otak kita mengalami konslet semisal stroke atau tumor otak bisa-bisa kemampuan untuk bervisualisasi dan beremosi akan terganggu. Tahu sendiri kan seperti apa orang yang terkena stroke kalo lagi ketawa (sereeemmm… hehehe).

Otak kiri:

Fungsi dari otak kiri adalah untuk mengatur kemampuan dalam daya nalar, bahasa, tulisan, logika dan menghitung (apalagi menghitung uang… uhuy). Untuk daya ingat dari otak kiri bersifat jangka pendek atau dalam bahasa tanah kelahiran saya disebut short term memory (hehe). Nah, sama seperti otak kanan, otak kiri juga tidak bisa menghidar dari yang namanya kerusakan. Tapi tenang klo otak kiri kita lagi konslet kita hanya tidak bisa berbicara dan belajar matematika (seneng banget nih anak-anak yang benci matematika, tinggal ancurin otak kirinya aja.. xixixi).

Nah kali ini kita coba hal yang sederhana untuk melatih kedua otak kita

Otak Kiri :

  1. Belajar bahasa baru : Kita yang ada di pesantren mahasiswa pasti ada pelajaran bahasa arab. bagi kita yang sudah lama tinggal di Indonesia pastilah menganggap itu adalah bahasa baru (apalagi yang benar-benar baru belajar bahasa arab). Yups, sebenernya bahasa arab ini barang baru bagi kita. Kita umat islam pastilah membaca Al Qur’an yang teksnya berlukiskan teks arab. Jika kita mengikuti program belajar ini secara tidak langsung kita telah melatih dan mengasah otak kiri kita lho. Klo yang nggak ikut program ini hati-hati otaknya bisa jamuran (bahkan bisa expired.. hehehe).
  2. Bermain puzzle : hehe.. kayak anak kecil aja. Tapi tahu nggak sih permainan ini secara tidak langsung telah mengasah otak kiri juga. Jadi jangan malu-malu kucing deh klo dikamarnya ada permainan puzzle (kalo bisa mainnya bareng-bareng y…!! ^^).

 Otak kanan :

  1. Berlatih bernyanyi : Menyanyi ? yups, bersenandunglah. Saat kita membaca Al Qur’an usahakan bernada atau berirama. Kenapa sih? Selain mengasah otak kanan dan enak didengar juga dapat menentramkan jiwa pembacanya dan pendengarnya. So bersenandunglah…
  2. Membuat kerajinan tangan : siapa yang tangannya lihai dalam membuat kerajinan maka beruntunglah orang itu. Otak kanannya akan semakin terasah seiring dia mengasah tangannya dalam menciptakan sebuah karya (hmmmm…). Bagi yang merasa tidak memiliki kemampuan ini cobalah dari hal-hal yang kecil. Semisal membuat lampu tidur yang dilapisi dengan kertas minyak yang telah diberi motif. Atau bisa juga dengan menulis, membuat catatan, bercocok tanam, merapihkan tempat tidur, menghias meja belajar. Semua bisa dilakukan!! Jangan malu-malu untuk berkreasi kawan karena ini demi masa depan otak kanan kita.. hehe

Melatih otak secara keseluruhan:

  1. Latih kemampuan Memori: Kita pasti pernah ingat ketika dimana kita diharuskan banyak menghafal. Kayak menghafal rumus matematika, fisika ataupun ketika saat menghafal Al Qur’an dan Hadist. Jangan mengeluh kawan. Secara tidak langung otak kita semakin berkembang dengan adanya ‘hal’ baru yang dihafal. Otak kita akan membuat suatu jaringan baru yang semakin memperkaya jalur otak kita dalam berpikir. Ketajaman ingatan kita akan meningkat apabila kita selalu melatih kemampuan memori.
  2. Bergabung dalam kegiatan: Kita memiliki jadwal mengaji. Jika kita mengikuti jadwal yang padat ini niscaya dapat membuat otak kita bekerja lebih aktif dan mengurangi kemunduran otak. Sebisa mungkin kita mengikuti kegiatan kegiatan yang berkaitan dengan social semisal sharing pendapat, mengaji bersama, shalat berjama’ah, membersihkan asrama bersama, makan bareng (apalagi ada yang nraktir.. wkwkwk ^^).

Sudah tahu kan caranya?? Jika sudah tahu mengapa tidak dimulai dari sekarang??

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s